Baca Ini Dulu Sebelum Kamu Makan Jengkol

Sunday, October 1st 2017. | Sehat

Jengkol adalah jenis buah dengan bau yang khas, buah ini sering diolah menjadi beberapa bahan makanan seperti emping, semur, balado, atau lalapan. Selain memiliki rasa yang enak, jengkol juga mengandung berbagai kandungan yang dibutuhkan tubuh seperti vitamin A, B, zat besi, fosfor, protein, dan karbohidrat. Namun demikian, Anda harus berhati-hati karena makanan jenis ini tidak boleh dikonsumsi berlebihan.

Makan Jengkol

Seorang dokter dari RS Mayapada Lebak Bulus, dr Akbari Wahyudi Kusumah, SpU menjelaskan buah jengkol mengandung asam jengkolat yang berbentuk seperti kristal jika dilihat menggunakan mikroskop. Asam jengkolat ini bersifat sama dengan uric acid (asam urat), yang dalam konsentrasi sangat tinggi dapat menyebabkan kristal-kristal dalam urine.

Jengkol yang dikonsumsi akan menjadi kristal-kristal yang sangat mudah menyatu. Sehingga mengakibatkan susah kencing atau sakit saat kencing. Namun demikian, makan jengkol boleh-boleh saja tapi tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Anda tau mengapa, berikut alasannya:

Mengandung asam jengkolat

Aroma jengkol yang begitu menyengat berasal dari asam jengkolat. Semakin tua jengkol, maka semakin banyak asam jengkolat yang di kandungannya. Begitu juga dengan jengkol yang masih mentah atau setengah matang.

Menyebabkan gagal ginjal

Keracunan jengkol mungkin saja terjadi jika lambung kita dalam kondisi asam. Pada kasus ini, asam jengkolat akan membentuk kristal. Kemudian, kristal-kristal tersebut akan menyumbat ginjal dan saluran kencing, sehingga berujung pada gagal ginjal akut.

Akibatnya beberapa gejala pun terjadi, seperti nyeri pinggang, jumlah urine berkurang, frekuensi berkemih berkurang, ada darah di urine, dan mual/muntah

Jika kasus ini terlanjur terjadi pada Anda dengan gejala yang ringan, Anda dapat mengonsumsi natrium bikarbonat secukupnya, serta perbanyak minum air putih. Anda juga boleh meminum minuman bersoda (berkarbonasi) untuk menemukan natrium bikarbonat sebagai alternatifnya.

Namun lain halnya jika pada kasus gagal ginjal berat, Anda harus dirawat di rumah sakit dan bila saat dalam perawatan keadaan juga tidak kunjung membaik, dokter biasanya menganjurkan untuk melakukan cuci darah (hemodialisa).

Anda masih ingin menikmati jengkol tanpa harus takut terkena dampaknya? Itu tidak masalah, Anda hanya perlu mengikuti kiat berikut ini:

Hindari makan jengkol bersamaan dengan makanan lain yang bersifat asam
Jangan konsumsi jengkol dalam keadaan perut kosong
Jangan makan jengkol yang masih dalam keadaan mentah atau setengah matang. Bila perlu, Anda bisa merendamnya dahulu di dalam tanah sebelum dimasak, ini agar kandungan asam jengkolatnya jadi berkurang.
Hindari makan jengkol secara berlebihan.

Jadi, sudah siap kah Anda untuk makan jengkol siang ini? Selamat menikmati!

Sumber: www.klikdokter.com

Untuk Berbagi/Share, Anda tak perlu meminta izin
tags: , ,