Para Istri Wajib Tau, Inilah Tandanya Jika Suami Anda Memberikan Kasih Sayang Palsu

Monday, October 2nd 2017. | Seru

Dalamnya laut dapat diterka dalamnya hati tak seorangpun yang tau, begitulah perumpamaan yang cocok bila membahas tentang hati dan perasaan. Banyak kasus yang telah terjadi, seorang suami hanya memberikan kasih sayang palsu untuk istri. Karena tidak semua pria peduli dengan emosi wanita. Terkadang mereka hanya terkesan mendengarkan saja tapi sesungguhnya mereka mengabaikan.

Kasih Sayang Palsu

Jika Anda seorang istri dan ingin meluapkan keluh-kesah kepada sang suami, lebih baik Anda deteksi lulu, apakah Anda benar-benar didengar olehnya. Biasanya seorang suami akan mendengar, tapi sebenarnya mereka tidak memperhatikan lebih dalam. Mengutip dari laman waspada.co.id, berikut ciri suami yang memperhatikan istri tapi palsu.

Menenangkan tanpa perhatian

Suami Anda mungkin tampak seolah-olah dia berempati dengan mencoba untuk menenangkan Anda dan memberi dukungan emosional melalui waktu yang sulit. Tapi berhati-hatilah karena ditenangkan bukan benar-benar sedang dihibur. Dia bereaksi sebelum Anda selesai bicara itu artinya dia tidak mau memperhatikan lebih dalam.

Mendengar tanpa menyimak

Ada perbedaan antara didengar dan dipedulikan. Jika hanya di dengar orang lain yang berada di sekitar Anda mungkin juga mendengar. Tapi suami yang benar-benar mendengar adalah dia yang membayar ungkapan emosi Anda dengan menyimak secara jelas dan penuh perasaan.

Memproses tanpa menghubungkan

Jika suami memproses perkataan Anda dengan melakukan tindakan yang bukan diharapkan berarti dia tidak menghubungkan. Suami hanya bertindak cepat agar Anda puas sesaat. Cara yang tepat adalah suami memproses dengan merasakan pula apa yang Anda rasakan.

Setuju tanpa pertimbangan

Jika suami Anda mengangguk kepalanya dan setuju dengan semua yang Anda katakan tanpa mempertimbangkan isi, berarti dia tidak menghubungkan, berempati, atau bahkan menenangkan Anda, ia hanya mengabaikan istri.

Untuk Berbagi/Share, Anda tak perlu meminta izin
tags: , ,