Tak Puas Jajan di Luar, Ayah Bejat ini Tega Tiduri Anaknya Sendiri Hingga Hamil

Saturday, October 21st 2017. | Seru

Foto-unik.com – Sosok penting seorang Ayah dalam sebuah keluarga adalah untuk melindungi semua anggota keluarga. Tapi, Ayah yang satu ini sungguh tega dan benar-benar bejat. Dia bukannya melindungi anak kandungnya, malah mencabuli berkali-kali hingga hamil.

Tak Puas Jajan di Luar, Ayah Bejat ini Tega
Foto: Ilustrasi via jatim.tribunnews

Mengutip dari laman jatim.tribunnews.com (21/10/2017), korban yang tak lain adalah anak kandungnya sendiri adalah remaja putri usia 15 tahun dengan kondisi keterbelakangan mental dan kini hamil 4 bulan. Ayah bejat itu bernama M (56), dan sudah punya tiga cucu.

Dia terbiasa melampiaskan hasrat nafsunya di lokalisasi sejak istrinya meninggal dunia lima tahun silam. Tapi entah kenapa dia pun tak punya hati hingga anak kandungnya dicabuli dan digagahi.

Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo melalui Kasubag Humas AKP Henny Widiyanti mengatakan diketahuinya korban hamil 4 bulan karena kecurigaan sang kakak terhadap perubahan fisik adiknya Min (15) dengan perut yang mulai membuncit. Lantas sang kakak memeriksakan Min ke Bidan desa. Hasil pemeriksaan bidan menunjukkan bahwa Min hamil 4 bulan.

“Terbongkarnya kasus ini berawal dari kecurigaan kakak kandung dan warga terhadap perubahan fisik korban, setelah diperiksakan ke Bidan ternyata hamil empat bulan,” kata AKP Henny sebagaimana rilis kepada tribunjateng.com, Jumat (20/10/2017). Keluarga korban kemudian lapor polisi.

Petugas Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Temanggung lantas melakukan penyelidikan. Kemudian diketahui bahwa pelaku adalah ayah kandungnya.

“Pelaku juga telah mengakui perbuatannya tersebut,” terang Henny.

Dikemukakan Henny, pencabulan kali pertama dilakukan pada bulan Mei 2017, sekira pukul 23.00 WIB. Saat itu dia terangsang melihat anaknya yang sedang terlelap tidur di kamarnya.

Kemudian dipaksalah Min untuk melayani nafsu bejatnya. Dan perbuatan tersebut terus dilakukan sampai lima kali. Di hadapan petugas tersangka mengaku khilaf dan mengaku menyesal atas perbuatannya.

Ia menceritakan sejak istrinya meninggal dunia 5 tahun lalu, ia sering melampiaskan hasrat seksualnya di tempat lokalisasi. Namun satu tahun terakhir mulai berhenti mengunjungi lokalisasi dan memutuskan bersetubuh dengan korban yang merupakan anak kandungnya sendiri.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, M dijerat dengan pasal 76 D jo pasal 81 UU no 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu no 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU no 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Pelaku diancam hukuman pidana paling singkat 5 tahun dan pidana paling lama 15 tahun ditambah 1/3 karena pada perkara pelaku merupakan orang tua korban dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

Untuk Berbagi/Share, Anda tak perlu meminta izin
tags: ,